Posts tagged ‘kompi jadul’

IGOS Nusantara 2009 Telah Hadir

akhirnya IGOS Nusantara yang sebelumnya saya dapatkan infonya dari kontes menulis tentang opensource dari pemerintah. namun seperti biasa, kenapa yah kalau untuk produk dalam negeri (yang notabene bikinan pemerintah) kok susah banget mencari tahu infonya secara detail. namun akhirnya saya dapat info (yang lagi-lagi) dari Gudang Linux. Dan inilah info selengkapnya:

IGN 2009 versi Gnome

LXDE version

Memenuhi kepentingan nasional dan kelangsungan pengembangan Sistem Operasi yang dijaga secara berkesinambungan, Pusat Penelitian Informatika LIPI telah melepas IGOS Nusantara (IGN-2009), sebuah desktop dengan beragam aplikasi yang dikembangkan secara konsisten sejak tahun 2006.

IGN 2009 adalah jawaban dari kebutuhan perangkat lunak yang menepis perasaan takut akan kehilangan data atau kerusakan sistem karena dihantui kemungkinan serangan virus. Dengan IGN 2009, pengguna diyakinkan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan nyaman pada saat bekerja berjam-jam di depan komputer.

Dilengkapi dengan berbagai aplikasi perangkat lunak versi terkini, IGN 2009 mendukung semangat Go Green, dengan pengaturan enerji yang cerdik menjaga kelestarian bumi. Media yang disediakan IGN 2009 dalam 3 jenis yaitu IGN2009 DVD Installer, IGN2009 LiveCD GNOME dan IGN2009 LiveCD LXDE (minimalis untuk komputer dari jaman baheula). IGN2009 DVD Installer dengan kapasitas 4.2 GBytes diklaim sangat lengkap yang mengemas tepatnya 3839 paket aplikasi dan bisa dipilih untuk dipasang.

 

Distro IGN 2009 menyertakan aneka perangkat lunak versi terbaru. Kernel yang menjadi jantung sistem operasi IGN 2009 memanfaatkan versi GNU/Linux. Beberapa fitur utama IGN 2009 lainnya adalah:

  • Aplikasi perkantoran : OpenOffice.org 3.1.1
  • Aplikasi Grafis : GIMP, Inkscape, Blender, Dia
  • Aplikasi Internet : Fire Fox 3.5.3, Pidgin, Evolution, Thunderbird
  • Aplikasi Multimedia : Gnome Player, XMMS, Audio Mixer
  • Aplikasi Bantu : CD/DVD Burner, NTFS Compatible, Backup/Restore, Application Manager
  • Hardware & Networking : berbagai printer, scanner, WiFi (Broadcom, Intel, Realtel, RaLink dsb), Modem Dial-Up,
  • Modem GSM, Bluetooth, Compiz
  • Deteksi beragam kartu grafik, antara lain NVIDIA dan ATI

fitur lainnya:

  1. Tersedia desktop lainnya di DVD Repositori (KDE, XFCE dsb)
  2. Tahapan instalasi yang ringkas

 

Mereka yang hari-hari bekerja menggunakan komputer untuk segala kebutuhan komputerisasi dapat mengandalkan IGN 2009 untuk meningkatkan produktifitas mereka, sementara dijamin data mereka aman dan kebal terhadap virus berkat mekanisme pengaturan keamanan yang memadai.

Berbagai aplikasi yang dijejalkan tim pengembang bersama distro IGN 2009 di klaim mampu menjawab kebutuhan semua pengguna yang datang dari berbagai profesi, seperti sekretaris, profesional, desainer grafis, mahasiswa, pelajar, dan lain-lain.

 

Persyaratan minimal hardware:

  • Spesifikasi hardware untuk menjalankan IGN 2009 tidak perlu terlalu tinggi. CPU besutan Intel, AMD, Cyrix dan Via merupakan processor yang didukung IGN 2009:
  • Rekomendasi untuk mode teks : 200 MHz Pentium- atau diatasnya
  • Rekomendasi untuk mode grafik: 400 MHz Pentium II atau diatasnya
  • Minimum RAM untuk mode teks: 128 MB
  • Rekomendasi RAM untuk mode grafik: 256 MB

IGN versi LiveCD tidak memerlukan spasi harddisk, sedangkan IGN versi installer memerlukan spasi hard disk minimal 10 GB untuk instalasi. inilah beberapa paket yang disediakan oleh IGN2009:

Ada tiga jenis ISO image yang dapat di download, yaitu:

  1. IGN2009 DVD Installer (ukuran file 4.1GB)
  2. IGN2009 LiveCD GNOME (ukuran file 674MB)
  3. IGN2009 LiveCD LXDE (ukuran file 382B)

 

Silakan download di:
http://repo.igos-nusantara.or.id/iso/2009/

 

kalau dilihat dari apa yang mereka terangkan cukup megiurkan banget enggak sih 😛 ini harus dicoba! saya akan mencoba yang versi LXDE ah… biasa untuk compi jadul saya. berhubung installernya lumayan kecil (bisa lah di donlot…)

Mau tau lebih jauh? ke sini saja:  http://igos-nusantara.or.id/

November 10, 2009 at 07:22 13 comments

Puppy Linux 4.3 Has Been Redesigned from the Roots

Barry Kauler is back at the helm of the Puppy Linux project, and he just released version 4.3 of the popular lightweight Linux distribution. Puppy Linux 4.3 is a massive upgrade from the 4.2 series, with almost all the components updated or replaced.

Continue Reading September 27, 2009 at 07:00 Leave a comment

Zenwalk Linux 6.2 Bawa Banyak Pembaruan

Telah di Rilis Zenwalk 6.2, nyaris semua paket telah ditingkatkan termasuk sistem basis yang mendapatkan modifikasi seperti EXT4 dan Kernel Linux 2.6.30.5. Perpindahan menggunakan sistem pemadatan (kompresi) LZMA untuk paket-paket, telah memangkas ukuran ISO menjadi 490 MB dan memungkinkan penyertaan lebih banyak paket aplikasi dan drivers”, demikian disebutkan siaran pers rilis Zenwalk 6.2 hari ini…..

Continue Reading September 7, 2009 at 08:21 Leave a comment

Tidax! Nintendo dan SEGA-ku kerendam air….

Malam sepulang tarawih, Sewaktu ngecek air PAM (takut Kosong) di penampungan bawah dekat tangga ke lantai dua, saya menemukan Sega Megadrive II saya yang di simpan oleh ibu saya dengan Nintendo saya yang sudah lama saya cariin di gudang, eh ternyata ditaruh di sini. Busyet dah. ini udah sedekade lebih kali saya engga ketemu. hehehe. karena dulu sewaktu saya punya PSone saya meninggalkan game konsole ini. soalnya menurut saya selain CD PS lebih murah (yang bajakannya iya!! kalo yang asli? mmmpphh).

ohh SEGA dan Nintendo-kyu... riwayatmu kini...

ohh SEGA dan Nintendo-kyu... riwayatmu kini...

Dus SEGA wasalam.. dah Jadi BUBUR

Dus SEGA wasalam.. dah Jadi BUBUR

Tapi kok…. kardusnya basah…. oowww.. rupanya pipa untuk naikin air ke tampungan atas bocor… 😦 hancurlah dus SEGA dan Nintendo saya. Pasti sudah berhari-hari (atau jangan2 berbulan-bulan! :-o), wah kok kita sampe ceroboh gini pikir diriku…. untung karena Alloh, pikir diriku. soalnya kok tumben biasanya juga engga pernah ngecek. yah, diambil hikmahnya. mungkin akan lebih parah lagi bagi JetPAM. yah direlain aja dech…

yang kena apes juga bukan hanya ogud tapi juga adek-adek ku yang centil. siapa suruh punya sepatu banyak (yang dipake sekali langsung ancur, tapi katanya bisa uptodate hehehe). akhirnya beberapa sepatu (lusinan) mereka busuk dan terpaksa direlakan ke tempat sampah. hehehe. pokoknyamalam itu kita sibuk aja. busyet, mana besok mau sahur lagi, terpaksa kerja bakti dulu, termasuk Atap dan Oleng yang sibuk banget (gak tau nich dua kucing kalow kita sibuk pasti ikutan sibuk) ngerecokin, hahaha 😀

itu si Atap "repot" bantuin, hihihi

itu si Atap "repot" bantuin, hihihi

August 31, 2009 at 09:09 Leave a comment

PC/OS 2009.3 Fixes a Lot of Hardware Issues

kemarin, PC/OS 2009.3 telah direlese.Roberto J. Dohnert, sang maintainer menyatakan versi ini memperbaki kompaktibilitas hardware pada versi 2009v2…..

Continue Reading August 12, 2009 at 09:33 Leave a comment

Upgrading My Old PC

Akhirnya setelah sekian lama PC Desktop saya “merana” dengan spek yang “pas-pasan” di era core 2 duo ini: Pentium 3 933mhz dengan RAM 128mb. Saya upgrade sehingga dia bisa “nafas” sedikit. sebelumnya PC saya ini di instal win98SE (OEM) hingga setahun lalu ketika motherboard dan Harddisk tersebut rusak. sehingga setelah “upgrading tahap satu” ini dilakukan (harddisk menjadi 40GB yang sebelumnya 20GB), yang reparasi menyarankan untuk memakai XP (bajakan tentunya) SP1 daripada menginstal win98SE (asli) yang sudah ketinggalan jaman. menurutnya juga PC saya mampu jka hanya cuman SP1 saja.

Tentu saja saya terpancing. hehehe lagi pula bapak saya (pemilik de facto PC ini) tidak keberatan asalkan diinstalin game favouritnya yaitu bounce. Maka diinstal-lah SP1 tersebut. hingga pemakaian setahun, ini saya  baru ngeh (karena bukan saya yang sering memakai PC ini jika kinerja XP1 sangat membebani Processor yang sudah uzur. karena kalau saya liat  kinerja processornya dan harddisk. selalu mentok ke 100 persen. padahal cuman menjalankan program standar seperti word dan juga game bounce. Saya periksa rupanya RAM telah melebihi RAM fisik yang ada. sering melebihi 128MB sehingga dia menggunakan Harddisk saya. saya jadi ingat kejadian laptop saya yang sebelumnya belum saya upgrade ramnya yang masih 512MB dan saya menjalankan program berat. sangat kasihan sekali.

Jelajah Maya

Lalu saya berpetualanglah di dunia maya ini sampai saya menemukan referensi puppy linux. Distro ini rupanya sangat kecil memakan resource. dan cocok untuk PC jadul. lalu saya cobalah live CD nya. dan memang betul dia lancar jalan di live CD walau saya hanya memiliki 128MB RAM. setelah dipikir2, saya ingin menginstal secara permanen di harddisk saya dengan dual boot (xp aan dipakai sampai saya tahu cara menggunakan wine untuk menjalankan bounce kesayangan bapak saya). namun hal ini tidak berjalan dengan lancar. karena saya gagal dalam menginstal ke dalam harddisk walau saya telah bisa menginstal grub. entah kenapa puppy tidak mau boot. putus asalah saya.

MicroXP yang membuat frustrasi

Setelah gagal menginstal puppy, tanpa sengaja saya membaca artikel tentang microXP yang merupakan versi kecul dari XP yang katanya bisa jalan lancar di PC jadul dengan RAM hanya 64MB saja. Penasaranlah saya, mana Hanya 100MB lagi installernya. wah edan banget. berarti 7 kali lebih kecil dari aslinya. Setelah mendonlot dengan susah payah. saya cobain dulu di Virtual Box dan rupanya bener instalasi hanya membutuhkan 5 menit. tidak seperti aslinya. namun konsequensinya di microXP engga ada apa-apa. sunyi sepi sekali. hehehe. bener-bener di rombak total deh pokoknya.

mulailah saya mencoba di PCjadul setelah saya burn. namun apa yang terjadi saudara-saudara. rupanyainstallernya tidak mau masuk setelah pengkopian ke harddisk sudah selesai. saya coba di rubah biosnya. tetep tidak bisa. mencari di mbah google. katanya ada yang longgar. tetep tidak bisa. saya pake XP SP 1 pun gagal. takut sekali jika PC ini emang udah “gim” alias engga bisa dibenerin. untungnya (dan enaknya) ada blog. Dengan cukup memposting komen kepada beberapa ekspert komputer di dunia maya ini akhirnya saya mendapat pencerahan. plus Si Rischan pun secara “exclusive” menulis posting tentang error pada installasi. enak khan di internet? coba loe kirim pertanyaan ke majalah komputer, busyet dah. kapan tau dech bakalan di tanggapi. I love Internet!

Upgrade It Is….

Setelah dengan seksama mengaplikasikan teori dari si Rischan akhirnya saya tau permasalahannya. yaitu “bread crum” alias karena terlalu banyak “remeh” di harddisk. mau tidak mau saya delete dan re-format lagi biar “bersih”. emang sich langsung bisa instal tuh microxp. namun saya kurang sreg walau emang jadi “wuss..wuss..wuss” daripada xp SP1 standar. tapi konsequensinya engga ada deteksi pada VGA sepertihalnya XP standard. darimana saya dapet driver Sis 64 coba? orang secara default ini VGA gak di support untuk XP. jadi itu dulu “kebaikan” XP yang sudah mendetek driver saya. parahnya nih GA engga taunya cuman punya 2MB di dalamnya.pantes cuman mentok di 800×600 resolusinya. wah makin bulat aja dech tekat saya untuk upgrade. berbekal duit 150.000. saya pun hunting ke toko reparasi komputer. rupanya ada tuch VGA Nvidia 32MB sama RAM 256MB. lumayan lah walau bekas. setelah nego, akhirnya semua dibeli dengan 140.000. lumayan murah sich. mana dengan proses instalasi hardware lagi.

Tada! sekarang Pentium 3 saya layaknya di kasih steroid. hehehe. menurut abang di toko reparasi PC tadi katanya sayang kalau cuman pake SP1. 256 MB (tambah 128MB) ituh sudah cukup untuk diinstalin SP2. saya erimalah saran itu. Saya instal dengan SP2 dan benar saja. PC saya sudah mampu menghendle SP2 dengan baik. tidak ada beban yang berarti ketika saya mencoba aplikasi, CPU masih di kisaran 10 persen. keren! mungkin ini karena VGA baru itu sehingga tidak membebani RAM saya. senangnya… tinggal nyari distro linux nich. yang mampu di handle kompi saya tentunya… soalnya mendengar cerita kang tatang (yang kompinya engga jauh speknya dari saya). pentium 3 tidakbegitu gesit untuk Ubuntu Jaunty… mungkin Xubuntu kali…?? entah lah yang jelas saya sekarang sedang beruang keras nich untuk ngedonlot Blangkon versi Minimalis. doain saya yah!

August 9, 2009 at 09:14 5 comments

Top 5 Lightweight Linux Distro my Choice

Setelah saya mempublish (taelah….) Top 5 Distro pilihan. kini saya ingin mempublish top 5 linux yang ringan. Alasan saya mencari dan membuat list ini juga karena saya sedang mencari distro yang tepat dan upto date (tentunya) untuk komputer jadul saya. dengan spesifikasi Pentium 3 933mhz dan RAM 128MB sangat sulit sekali mencari distro pilihan yang mudah dan tentunya sesuai dengan komputer saya. Setelah membaca, mencari reverensi maka saya dengan bangga mempersembahkan inilah top 5 linux ringan pilihan saya.

1.  Puppy Linux

Alasan memilih puppy sebagai distro penganti windows 98 SE saya yang sudah ketinggalan jaman adalah sebenarnya simple aja. karena puppy memang di design sebagai pengganti win 98 mungkin. itu bisa kita lihat dengan tampilan menunya yang mirif dengan win 98. linux ini juga lumayan user friendly (saya sudah coba live cdnya). sudah plug and play alias engga usah instal codec karena sudah ada. tampilan puppy yang versi 4.2 pun engga malu-maluin. udah ada gadget bar segala. keren dah pokoknya. win 98 lewat. mana cuman 100MB lagi. saya yang fakir bandwith lumayan bisa ngedonlot kalo cuman segitu (sombong , hehehe ). cuman sayang saya belom bisa nginstall ke dalam harddisk (walau di harddisk sendiri sudah ada tapi pas direstart engga mau boot  walau saya sudah setting MBR dan grub-nya segala).

walau saya donlot yang versi retro (untuk kompi jadul) tapi tampilannya tetep kaya yang standard, keren!

walau saya donlot yang versi retro (untuk kompi jadul) tapi tampilannya tetep kaya yang standard, keren!

2. ZenCafe

Ini memang distro yang saya ingin sekali mencobanya. ada dua alasan. pertama. karena ini distro indonesia. alasan keduanya yah karena ini memang cocok untuk spek kompi saya yang jadul. jujur aja sebenarnya saya kepengen mencoba warnet yang menggunakan distro ini sebagai OSnya. namun sampai sekarang saya belom kesampaian mencobanya. jujur aja warnet linux di daerah saya jauhhhhhhhh sekali. di bandung pun tempatnya katanya sih cuman ada satu yaitu di cimbuleuit. di bekesong bekasi pun sangat jauh. dari ujung ke ujung kali. jadi yah… belom nyoba. makanya dengan pedenya saya membeli distro ini di sikumbang di bandung.namun ternyata defact! oooohhhh tidakkkk! mana sekarang lagi liburan di bekasi lagi…..

lumayan friendly khan GUInya

lumayan friendly khan GUInya

3. TeenPUP

sebenarnya ini adalah bagian dari puplets mungkin alias hasil mastering dari puppy (rupanya puppy sama populernya di kalangan small linux samahalnya ubuntu di distro standard mungkin…).  kalau saya suka sama puppy kenapa saya taruh di no 3? yah rupanya, selain sulit nemuin distro ini (belom terkenal seperti zencafe dan puppy serta mesti mail order) di toko linux standar langganan deket rumah saya. paketnya pun menjadi menelembung hingga sampai dua kali paket puppy asli. mungkin jadi semakin banyak pilihan aplikasi saya engga tau dech.intinya, sebagai fakir bandwith saya belom mampu, hehehe.

jauhlebih modern tampilannya dari puppy

jauhlebih modern tampilannya dari puppy, cocok untuk pelipur lara bagi yang engga mampu nginstall vista di komputernya

4. Slax

merupakan versi kecil dari slakware. emang biasanya cuman digunakan sebagai live cd atau untuk flashdisk, namun setelah melihat dan mencobanya di virtualbox. saya menjadi naksir berat nich. karena rupanya suport laptop juga (waktu itu virtualboxnya saya install di laptop dan langsung ada indikasi batre). jadi jika punya laptop jadul. boleh juga nich…. jujur saya belom install tapi hanya di virtualbox. live cdnya pun belom saya coba dikompi jadul. jadi belom seratus persen sure nich. mana sampai sekarang belom tau minimum requrementnya lagi… ada yang tau???

sampai sekarangbelom tahu kenapa iconnya dipilih sneaker, ada yang tau?

sampai sekarangbelom tahu kenapa iconnya dipilih sneaker, ada yang tau?

5. Damn Small Linux AKA DSL

Sebenarnya awal saya mengenal distro ringan, saya kenalan sama nih distro dulu sebelum saya tau puppy, slax zencafe dan sebagainya. sudah mencoba live cdnya dan memang bener kalo ini jauh lebih ringan dari puppy. tapi sampai saat ini belom bisa dibilang user friendly. kalo mau ke menu harus click kanan (mirip puppy yag memiliki fasilitas seperti ini) dan engga ada menu bar. jadi memang harus beradaptasi. saya hanya puas maen di live cd (waduh… kasian cd rom samsung jadul saya…..

masih jadul seperti win 95 tampilannya

masih jadul seperti win 95 tampilannya

August 1, 2009 at 09:52 Leave a comment


Gadgetboi’s Blog

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 789 other followers

translate this blog

ubuntero

The Ubuntu Counter Project - user number # 29030

Try Manjaro Linux

Unduh Blankon

Download Linux Mint

Calender

April 2017
M T W T F S S
« Dec    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Recent Posts

Categories

Archives

How Many People lost here?

  • 492,619 people

Online…Online

IP
free counters
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Check Me IF I’m Online

Support This!

No Smoking
Counter Powered by  RedCounter