Posts tagged ‘freeware’

The OpenDisk: Aplikasi FOSS untuk Windows

Diantara ratusan ribu proyek sumber terbuka piranti lunak yang lazimnya disebut Free Open Source Software (FOSS), proyek sistim operasi Linux merupakan salah satu selibritis. Tidak sedikit program atau aplikasi FOSS tanpa disadari telah tersebar luas memenuhi segala kebutuhan komputasi dan digunakan secara luas seperti browser Firefox, pemutar video VLC, OpenOffice.org dan lainnya yang popular dikalangan pengguna Windows.

Kelebihan aplikasi FOSS terutama karena ia lintas platform, artinya ia tersedia (berkat sumbernya yang terbuka) untuk berbagai Sistem Operasi terutama untuk Linux dan Windows. Pengguna Windows yang terbiasa menggunakan aplikasi FOSS nantinya sangat mudah bermigrasi dan tidak memiliki masalah bila melakukan pertukaran data dengan pengguna aplikasi FOSS lainnya kendati ia menggunakan komputer dengan sistem operasi yang berbeda.

Aplikasi-aplikasi FOSS untuk Linux umumnya telah dipaket dan didistribusikan bersama distro Linux masing-masing, namun bagi pengguna Windows atau sistem operasi lainnya, aplikasi FOSS tersebut dapat diunduh dari situs proyek masing-masing yang tersebar luas di Internet.

Untuk membantu penyebarluasan aplikasi FOSS di kalangan penggguna Windows dan memudahkan calon pengguna memilih aplikasi terbaik diantara ribuan pilihan yang tersedia, sebuah proyek bernama OpenCD didirikan pada bulan April 2002. Proyek ini utamanya mengkaji aplikasi FOSS dan mengemas semua progarm aplikasi FOSS terbaik dan memenuhi persyaratan lisensi Open Source dalam sebuah media untuk nantinya memudahkan pengguna Windows memanfaatkannya.

Pada bulan September 2007, pimro Chris Gray meninggalkan projek OpenCD dan membentuk proyek yang sama dengan nama OpenDisc, sebagai jawaban terhadap sejumlah kesulitan yang dihadapinya saat ia sebelumnya memimpin proyek OpenCD. Edisi OpenCD 7.10 merupakan edisi terakhir dari proyek ini yang dilanjutkan dengan OpenDisc 7.10 sebagai edisi perdana dari proyek OpenDisc yang masih aktif sampai hari ini.

Edisi terkini adalah OpenDisc 9.12 yang terbit bulan ini mengemas aplikasi sebagai berikut:

Design:
Blender (2.49b), Dia (0.97), The GIMP (2.6.7), Inkscape (0.47), NVU (1.0), Scribus (1.3.5.1), Tux Paint (0.9.21)

Education:
CaRMetal (3.1.1), Guido van Robot (4.1), Maxima (5.19.2)
Games:
Battle for Wesnoth (1.6.5), Enigma (1.01), Freeciv (2.1.10), FreeCol (0.8.4), Neverball (1.5.4), PokerTH (0.7.1), Sokoban YASC (1.518), TuxMath (1.7.2), TuxType (1.8.0)
Internet:
Alliance (1.0.6), FileZilla (3.3.0.1), Firefox (3.5.5), HTTrack (3.43-7), Miro (2.5.3), Pidgin (2.6.4), RSSOwl (2.0.1), SeaMonkey (2.0), Thunderbird (2.0.0.23), TightVNC (1.3.10),Vuze (4.2.0.2), WinSCP (4.1.9)
Multimedia:
Audacity (1.2.6), Avidemux (2.5.1), Celestia (1.60), InfraRecorder (0.50), Really Slick Screensavers (0.1), Songbird (1.2.0-1146), Stellarium (0.10.2), Sumatra PDF (1.0.1),TuxGuitar (1.2), VLC media player (1.0.3)
Productivity:
DjVuLibre (3.5.22+4.5), FreeMind (0.8.1), GanttProject (2.0.10), GnuCash (2.2.9), Notepad2 (3.0.20), OpenOffice.org (3.1.1)
Utilities:
7-zip (4.65), Abakt (0.9.5), ClamWin (0.95.3), GTK+ (2.16.0), TrueCrypt (6.3a), Workrave (1.9.0)

sumber berita:

gudang linux

December 30, 2009 at 07:08 2 comments

Main Nintendo di Ubuntu menggunakan nintendo emulator bawaan windows

Setelah sebelumnya saya gagal dengan sukses main Nintendo dengan menggunakan emulator bawaan dari repo-nya Ubuntu 😦 pada akhirnya saya bisa juga memainkan nintendo di ubuntu! :mrgreen: . lho … bagaimana caranya? mengkompile? men-tweak? coding? tentu tidak!! wekekekek ..

Pada akhirnya saya memasrahkan diri menggunakan wine untuk mencoba memakai emulator bawaan windows yang bernama virtualNES (emulator nintendo kesukaan saya :mrgreen: ) . ternyata virtualNES bisa digunakan dengan wine. karena seperti kita ketahui tidak sembarangan program windows yang bisa jalan di wine …

gimana mendapatkan wine? ada beberapa cara sih …

1. Menggunakan Ubuntu Software Center, tinggal cari dech wine terus klik untuk menginstalnya.

2. Menggunakan software Ubuntu tweak. kalau ubuntu tweak sudah di install tinggal cari application dan centang saja wine.

3. Melalui terminal.. ketik sudo apt-get install wine

catatan saja, semua cara diatas menggunakan koneksi internet 😦 kalau mau offline instalnya bisa saja, tapi susah. saya belum bisa, maklum newbie .. hehehe :mrgreen:

Nah setelah selesai menginstal wine-nya, kita ke folder virtualNES. dan klik kanan file exe-nya. terus lanjutkan dengan memilih “Open with Wine …” di menu klik kanan tersebut. jangan khawatir tentang library windows dan tetek bengek lainnya, karena program ini suda menyertakannya di dalam foldernya ..

Screenshot-1

Dan …  walah! here’s your Nintendo …

Screenshot-VirtuaNES - Duck Hunt (JUE)

Screenshot-VirtuaNES - Urban Champion (JU)

Akhirnya saya bisa bermain nintendo lagi … jadi lega dech … 😀 karena nanti kalau saya mau 100% menggunakan Linux enggak khawatir lagi enggak bisa main nintendo. karena ada wine 😛 sekarang tinggal mencoba emulator-emulator game arcade lainnya ahh .. apakah bisa dimainkan di linux :mrgreen: . karena saya ingin sekali main MAME, CPS, Panasonic 3DO, dll

p.s: untuk donlot emulator Windows-nya di sini yah … 🙂

December 28, 2009 at 07:35 17 comments

Mencoba Adobe Acrobat 9 di Ubuntu Karmic Koala

Saya sangat suka mendownload ebook dari dulu, baik untuk tugas atau buku-buku gratis lainnya (selama gratis saya donlot, hehehe). Jadi saya sangat suka dengan adobe acrobat PDF reader. walau ada yang vesi ringannya (di windows) yaitu foxit reader, tapi menurut saya adobe is the best!. Nah di linux saya sempat kehilangan dengan si Adobe ini, karena saya pikir versi linux-nya enggak ada (saat itu saya pake ubuntu 9.04 biasa) sehingga saya harus pasrah dengan document viewer-nya Ubuntu (ngemeng-ngemeng Linux emang cangih yah! udah ada secara default coba! bandingin di windows donk! mana ada! harus donlotdulu 😦 ) namun setelah saya berganti OS dengan Ubuntu Super OS (9.04 juga namun dengan banyak software non-free secara default), saya bisa nikmatin tuh adobe Acrobat PDF reader 🙂 walau dapetnya versi 8 sih … . Nah pas saya “upgrade” ke Karmic Koala ini saya belom sempet ngedonlot adobe ini karena sibuk dengan berbagai hal, biasa lah di linux kan kalau ganti (upgrade) OS harus “bebenah” dulu biar nyaman 🙂 …

Nah beberapa hari yang lalu kebetulan saya dapat benwit yang berlimpah nich 😀 akhirnya saya enggak mau nyia-nyiain gitu aja tuh benwit 😀 Saya donlot Adobe dengan Xmind juga. hehehehe. nah saya coba dech 😀 . dibawah ini screenshotnya

enggak jauh beda (bahkan sama!) dengan di windows khan? 😀 asikkk …asikkk 😛 dan membaca ebook pun sekarang nyaman lagi. sebelumnya di document viewer bukan enggak nyaman loch… tapi link diatas enggak bisa diakses seperti di Adobe… padahal saya sangat butuh link tersebut untuk footnote misalnya 😀

nah gimana? tertarik atau lebih baik pake yang default? (soalnya harus ngedonlot 60MB booo! :mrgreen: )

kalau mau donlot silahkan atuh di donlot di sini

December 11, 2009 at 08:55 7 comments

FreeBSD 8.0 Dengan Gnome 2.26.3 dan KDE 4.3

Setelah dua bulan masa ujicoba untuk calon rilis versi RC dari FreeBSD 8.0 berlalu, pengembang proyek Sistem Operasi bebas FreBSD turunan Unix ini mengumumkan ketersediaan media stabil untuk konsumsi publik.

FreeBSD versi 8.0 menawarkan antara lain aktualisasi USB-Stack, Partitionclass (Slice) baru dan peningkatan untuk protokol NFS.

Berkat perbaikan dan pemrograman yang dilakukan secara menyeluruh terhadap USB-Stack berikut penambahan fitur, media USB kini dapat berfungsi dengan baik dan tidak lagi bisa menggantung sistem (hang), sementara ia dipastikan tetap kompatibel dengan sistem sebelumnya.

Dengan GEOM_PART (gpart) tersedia GEOM-Partitionclass (slicer) yang anyar, berikut program pendukungnya untuk sistem operasi FreeBSD. Partitionclass menggabungkan dukungan aneka format partisi seperti MBR, BSD dan GPT. Bsdlabel dapat langsung merujuk kepada delapan partisi dengan jumlah maksimum 26 sesuai dengan jumlah huruf alphabet yang tersedia.

Untuk Logical-Volume-Management-Partitionen (LVM) tersedia aplikasi Gvinum 2 yang mengelola Modus JBOD, RAID 0, RAID 1 dan RAID 5.

NFS-Lock-Manager bawaan Kernels mampu menjangkau banyak Threads dan bisa mendeteksi Deadlocking. Disamping itu FreeBSD langsung bisa mengunakan NFS termasuk versi 4 dan jejaring nirkabel termasuk standard IEEE 802.11s.

FreeBSD 8.0 menyertakan container virtualisasi yang dapat dibangun menggunakan komando Jail. Sebagai lingkungan desktop disediakan versi KDE 4.3 dan GNOME 2.26.3.

 

Daftar singkat fitur FreeBSD 8.0 termasuk:

  • Xen Dom-U, VirtualBox guest dan host, hierarchical jails.
  • Dukungan NFSv3 GSSAPI, experimental NFSv4 client dan server.
  • 802.11s D3.03 wireless mesh networking dan dukungan Virtual Access Point.
  • ZFS tidak lagi ber-status experimental.
  • Ground-up rewrite of USB, termasuk USB target support.
  • SMP scalability ditingkatkan lebih lanjut di segala bidang, terutama VFS.
  • Perbaikan terhadap network link layer subsystem.
  • Dukungan untuk experimental MIPS architecture.


Arsitektur dan Media:

Rilis FreeBSD 8.0 kini tersedia untuk arsitektur AMD64, i386, ia64, pc98, PowerPC, dan sparc64. FreeBSD 8.0 dapat di instalasi dari media CD/DVD bootable ISO atau lewat jaringan. Untuk beberapa arsitektur (saat ini untuk amd64 dan i386) juga disediakan image untuk ditanamakan di media USB drive.

Media yang disediakan untuk masing-masing arsitektur terdiri dari:

Media DVD (dvd1)
Mengandung segalanya yang dibutuhkan untuk instalasi basis sebuah sistem operasi FreeBSD. Menyertakan koleksi dari
pre-built packages, dan dokumentasti yang diperlukan. Ia juga mendukung booting untuk modus penyelamatan sebagai “livefs” rescue.

Media CD (disc1)
Terdiri dari satu CD mengandung basis sistem operasi FreeBSD dan dokumentasi memenuhi ukuran CD tanpa packages lainnya.

Media livefs
Mendukung booting sebagai modus
“livefs” based rescue, namun tidak dapat di instalasi. Ia membantu sebagai penyelamat pada sistem yang ada dan dapat digunakan untuk melakukan instalasi via jaringan.

Media bootonly
Mendukung booting melalui CDROM drive, tapi tidak mengandung materi untuk instalasi dari CD tersebut. Setelah booting dapat melakukan instalasi via jaringan (misalnya via server
FTP).

Media memstick
Media image memstick disediakan untuk ditanamkan ke sebuah USB memory stick
(flash drive) dan dapat digunakan untuk melakukan instalasi dengan kemampuan booting langsung dari USB drives. Ia juga mendukung booting sebagai sebuah “livefs” based rescue mode. Paket dokumentasi juga disertakan di media ini.

Baca informasi selebihnya tentang release announcement, release highlights dan release notes sebagai acuan.

 

sumber:

Gudang Linux

 

November 30, 2009 at 06:53 3 comments

ULTILEX 5.0: swiss knife-nya linux mini

 

Linux memang penuh kejutan. perkembangannya pun sangat pesat. ketika kompetitornya belom (bahkan enggak mau mungkin) memiliki fasilitas liveCD, linux sudah memiliki fasilitas liveDistro on USB. biasanya linux yang diinstall di LiveCD itu hanya satu dan biasanya “cuman” linux yang memiliki ukuran kecil. Sekarang (sudah) ada LiveCD yang “all ini one” alias lebih dari satu. pokoknya paket komplet dech. …

 

ULTILEX merupakan koleksi distro Linux mini, baru saja menerbitkan versi 5.0 mengemas versi terkini masing-masing distribusi. ULTILEX adalah singkatan dari “Ultimative Linux Experience” yang dibangung oleh Ivan Davidov asal Sofia, Bulgaria.

Sebagai LiveDistro, ULTILEX 5.0 dapat langsung di start, baik dari CD maupun media USB. Dalam satu LiveCD disertakan lima distro mini dengan fitur penuh yaitu:

  • Slax versi 6.1.2
  • Puppy Linux versi 4.3.1
  • Tiny Core versi 2.4.1
  • System Rescue CD versi 1.3.1
  • Parted Magic versi 4.5
  • boot.kernel.org (BKO)

Kecuali itu, Davidov menambahkan fitur dari boot.kernel.org di Boot-Menu. Fitur ini menyediakan layanan dengan distribusi seperti Debian live, Ubuntu 9.04, Damn Small Linux, Knoppix 5.0.1 dan Fedora 11 Live-CD, yang bisa di unduh dan langsung dijalankan via Internet.

 

Diantara distro-distro kerdil yang disertakan di ULTILEX, Slax merupakan distro yang paling lengkap dan memakan spasi sekitar 200 MB. Slax menggunakan versi KDE 3.5 sebagai lingkungan desktop dan mengemas segala aplikasi yang dibutuhkan untuk menuntaskan perkerjaan hari-hari.

Puppy Linux yang berukuran sekitar 100 MB juga tidak kalah banyaknya menggendong aplikasi. Bila ukuran RAM di komputer memadai, distro-distro kecil ini akan langsung jalan dari memori sehingga semua proses menjadi sangat cepat bagaikan kilat.

Distro System Rescue CD adalah favorit para administrator sistem (SysAdmin), sementara Parted Magic sebagai distro khusus untuk digunakan sebagai perangkat membuat dan mengelola partisi harddisk.

untuk ngedonlotnya silahkan ke sini, siapa tahu mau nyoba…..

info dari:

gudang linux

November 11, 2009 at 12:04 12 comments

CentOS: Tiruan RHEL 5.4 Telah Rilis

Sekitar satu setengah bulan setelah terbitnya Red Hat Enterprise Linux ( RHEL) 5 update 4, saatnya komunitas pengembang distribusi skala perusahan CentOS menerbitkan versi 5.4. Ia dibangun memanfaatkan kode sumber yang wajib disediakan Red Hat berdasarkan aturan lisensi GPL. Klon RHEL lainnya seperti Scientific Linux dan SmartCom Linux telah merilis versi yang sama tidak lama setelah RHEL 5.4 diterbitkan…..

Continue Reading October 23, 2009 at 09:55 3 comments

Bursa Saham London Pilih Linux Gantikan .Net

London Stock Exchange (LSE) tinggalkan sistem platform TradElect bernilai 65 juta dollar yang digunakan sampai saat ini untuk beralih ke sistem berbasis GNU/ Linux yang dikembangkan oleh perusahan TI asal Sri Lanka. Untuk itu LSE telah mengambilalih 100 persen saham perusahan MillenniumIT yang memberdayakan 451 karyawan, termasuk 300 pemrogram di Sri Lanka…..

Continue Reading October 15, 2009 at 06:49 Leave a comment

Older Posts


Gadgetboi’s Blog

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 963 other followers

translate this blog

ubuntero

The Ubuntu Counter Project - user number # 29030

Try Manjaro Linux

Unduh Blankon

Download Linux Mint

Calender

September 2017
M T W T F S S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Recent Posts

Categories

Archives

How Many People lost here?

  • 509,995 people

Online…Online

IP
free counters
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Check Me IF I’m Online

Support This!

No Smoking
Counter Powered by  RedCounter