Posts tagged ‘budaya’

5,6,7 years … We’re All To Blame

Picture 257

Benar-benar minggu yang berat bagi yang tinggal di daerah Jabodetabek. Sebagian besar (Alhamdulillah saya tidak termasuk) merasakan banjir. ada yang hanya genangan air di jalan, ada yang sepinggang orang dewasa, bahkan ada yang harus ke atap rumah untuk menyelamatkan diri.

Bagi yang tinggal di Jakarta tentu ini bukan hal yang baru. malahan sudah menjadi semacam “tradisi” per periode selayaknya pilkada (karena kejadiannya per 5 tahun-an :mrgreen: ). Berbicara mengenai 5 tahunan, bukannya kita menghendaki tapi antisipasi sudah ada semenjak tahun 2012 kemarin. Namun kejadian banjir tidak separah seperti tahun 2007 atau 2002 yang dimana bandara SOETA sempat tidak bisa dilewati karena banjir. Kita semua berfikir kalau mungkin semua akan lebih baik karena “pencitraan” FOKE dengan membuat lingkungan (sedikit) lebih hijau akan membantu menurunkan tinggi air ketika banjir. But certainly we’re wrong!. Seperti orang yang biasanya (maaf) boker setiap hari, rupanya telat sehari tidak ke belakang memiliki konsekuensi yang jauh lebih berat! 😆 #lirih

DSCN0527

mencari kesempatan dalam kesempitan seperti ini banyak sekali 😀

Telat 1 tahun dari “tradisi” membawa dampak yang benar-benar fatal. Biasa 2 meter, sekarang bahkan sampai 3 meter. Yah, semoga kejadian ini benar-benar menjadi pelajaran yang sangat berharga sekali, karena tahun ini korban jiwanya lebih banyak dan lebih tragis (terjebak di basement? seperti titanic saja). Jangan hanya masuk telinga kanan dan kelur kembali dari telinga sebelah kiri.

Picture 255

Bandung: à partir de Paris van Java pour ville de déchets

Ngomong-ngomong masalah “Tidak Belajar Dari Sejarah”, Saya mendapat kabar di Bandung pun mengalami bencana yang sebenarnya bukan akibat alam. 2006 dahulu (ah .. tahun yang indah, saya masih muda 😳 :mrgreen: ) Bandung terkena “banjir” sampah. Entah bagaimana bisa terjadi, yang jelas bandung rusak citranya dari kota kembang menjadi kota bau sampah 😆 … And Yet they not learn from their mistake. Jujur saja. dari semua kota indonesia yang saya pernah tinggal, Bandung merupakan kota progresif dan paling toleran plus engga rese. Orangnya baik dan ramah, saking ramahnya kita tidak tahu kalau ada orang yang bertato itu preman atau bukan :mrgreen:  . Konon preman Bandung kalau mau merampas barang bilang ‘punten’ ( permisi 😆 ) tapi itu konon loh …

Dari contoh di atas bisa di lihat, orang bandung itu paling berbudaya, sayangnya tidak termasuk budaya membuang sampah di tempat. kalau soal ini, prilaku masyarakatnya sebelas-duabelas dengan orang Jabodetabek -_-‘ .

Yah yang jelas, membuang sampah itu kan mudah, apa susahnya sih tidak membuang sampah sembarangan kalau kita bisa mengurangi dampak bencana (untuk warga Jakarta dan sekitar) dan juga menjaga nama baik kota (Bandung). Semoga 5,6,7 tahun kedepan kejadian seperti ini tidak akan terjadi dan kita sudah membuang budaya buruk kita ini. Amin ….

 

*Komik Benny dan Mice dari koleksi Jakarta Atas Bawah dan Jakarta Luar Dalam di foto via digital camera oleh saya sendiri. Komik Benny dan Mice tersebut sudah dicetak ulang kembali dan tersedia di toko Gramedia terdekat.

 

 

January 22, 2013 at 07:00 16 comments


Gadgetboi’s Blog

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,104 other followers

translate this blog

ubuntero

The Ubuntu Counter Project - user number # 29030

Try Manjaro Linux

Unduh Blankon

Download Linux Mint

Calender

October 2021
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Recent Posts

Categories

Archives

How Many People lost here?

  • 581,255 people

Online…Online

IP
free counters
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Check Me IF I’m Online

Support This!

No Smoking
Counter Powered by  RedCounter