5,6,7 years … We’re All To Blame

January 22, 2013 at 07:00 16 comments

Picture 257

Benar-benar minggu yang berat bagi yang tinggal di daerah Jabodetabek. Sebagian besar (Alhamdulillah saya tidak termasuk) merasakan banjir. ada yang hanya genangan air di jalan, ada yang sepinggang orang dewasa, bahkan ada yang harus ke atap rumah untuk menyelamatkan diri.

Bagi yang tinggal di Jakarta tentu ini bukan hal yang baru. malahan sudah menjadi semacam “tradisi” per periode selayaknya pilkada (karena kejadiannya per 5 tahun-an:mrgreen: ). Berbicara mengenai 5 tahunan, bukannya kita menghendaki tapi antisipasi sudah ada semenjak tahun 2012 kemarin. Namun kejadian banjir tidak separah seperti tahun 2007 atau 2002 yang dimana bandara SOETA sempat tidak bisa dilewati karena banjir. Kita semua berfikir kalau mungkin semua akan lebih baik karena “pencitraan” FOKE dengan membuat lingkungan (sedikit) lebih hijau akan membantu menurunkan tinggi air ketika banjir. But certainly we’re wrong!. Seperti orang yang biasanya (maaf) boker setiap hari, rupanya telat sehari tidak ke belakang memiliki konsekuensi yang jauh lebih berat!😆 #lirih

DSCN0527

mencari kesempatan dalam kesempitan seperti ini banyak sekali😀

Telat 1 tahun dari “tradisi” membawa dampak yang benar-benar fatal. Biasa 2 meter, sekarang bahkan sampai 3 meter. Yah, semoga kejadian ini benar-benar menjadi pelajaran yang sangat berharga sekali, karena tahun ini korban jiwanya lebih banyak dan lebih tragis (terjebak di basement? seperti titanic saja). Jangan hanya masuk telinga kanan dan kelur kembali dari telinga sebelah kiri.

Picture 255

Bandung: à partir de Paris van Java pour ville de déchets

Ngomong-ngomong masalah “Tidak Belajar Dari Sejarah”, Saya mendapat kabar di Bandung pun mengalami bencana yang sebenarnya bukan akibat alam. 2006 dahulu (ah .. tahun yang indah, saya masih muda😳:mrgreen: ) Bandung terkena “banjir” sampah. Entah bagaimana bisa terjadi, yang jelas bandung rusak citranya dari kota kembang menjadi kota bau sampah😆 … And Yet they not learn from their mistake. Jujur saja. dari semua kota indonesia yang saya pernah tinggal, Bandung merupakan kota progresif dan paling toleran plus engga rese. Orangnya baik dan ramah, saking ramahnya kita tidak tahu kalau ada orang yang bertato itu preman atau bukan :mrgreen:  . Konon preman Bandung kalau mau merampas barang bilang ‘punten’ ( permisi😆 ) tapi itu konon loh …

Dari contoh di atas bisa di lihat, orang bandung itu paling berbudaya, sayangnya tidak termasuk budaya membuang sampah di tempat. kalau soal ini, prilaku masyarakatnya sebelas-duabelas dengan orang Jabodetabek -_-‘ .

Yah yang jelas, membuang sampah itu kan mudah, apa susahnya sih tidak membuang sampah sembarangan kalau kita bisa mengurangi dampak bencana (untuk warga Jakarta dan sekitar) dan juga menjaga nama baik kota (Bandung). Semoga 5,6,7 tahun kedepan kejadian seperti ini tidak akan terjadi dan kita sudah membuang budaya buruk kita ini. Amin ….

 

*Komik Benny dan Mice dari koleksi Jakarta Atas Bawah dan Jakarta Luar Dalam di foto via digital camera oleh saya sendiri. Komik Benny dan Mice tersebut sudah dicetak ulang kembali dan tersedia di toko Gramedia terdekat.

 

 

Entry filed under: Comic and Catoon, My Life. Tags: , , , , , , , , , , , , , .

Memperbaiki hilangnya nama file ketika menggunakan opsi Thumbnail view di Windows XP Mayumi

16 Comments Add your own

  • 1. Red  |  January 22, 2013 at 09:14

    jelas itu konon….. saya gakj pernah lihat yg begituan disini:mrgreen: kalo mau merampas / jambret mah langsung aja
    😆

  • 2. Cahya  |  January 22, 2013 at 09:20

    Kita memang yang berkontribusi pada kerusakan alam, tapi struktur Jakarta memang demikian, walau tidak ada kota rajanya bakal sering banjir juga.

  • 3. elfarizi  |  January 22, 2013 at 23:05

    Buang sampah pada tempatnya. Kebiasaan kecil, tapi masih sulit jadi budaya … padahal efeknya luar biasa.

  • 4. r10  |  January 24, 2013 at 16:25

    banjir makin bikin jalanan jakarta rusak, bawa motor kudu harus hati-hati, krn meleng dikit tahu2 lubang gede di depan

    *driver wifi laptop aku gitu, aku coba update, gagal, makanya balik ke driver default bawaan laptop

  • 5. Pendar Bintang  |  January 26, 2013 at 16:55

    Kalau begitu kita mulai berbudaya tertib dan disiplin dari diri kita sendiri….

  • 6. Ndaroini  |  January 27, 2013 at 09:30

    semua kembali ke diri kita masing masing. tapi kalau aku lihat, kebanyakan dari kita msih suka mengandalkan dan menyalahkan orang lain dari masalah yang menimpa diri kita.
    hm………

  • 7. Alief  |  January 27, 2013 at 09:33

    kita harus mulai bebenah dari diri kita sendiri. bagaimna mau baik, kalau kita saja tidak bisa menjaga? mungkin kira kira begitu ya mas

  • 8. r10  |  January 27, 2013 at 18:59

    paket internet midnight telkomflash itu kalau kita langganan 30 hari, “kuota” yg kita dapat baru resmi saat jam 0.01 – 5.59 yah?

    diluar waktu itu kna tarif normal?

  • 9. Ilham  |  February 1, 2013 at 14:30

    Amin.. mungkin harus ada denda kali ya untuk buang sampah sembarangan.

  • 10. niee  |  February 1, 2013 at 19:06

    Ayoo.. masyarakatnya juga mau diajak kerjasama. jangan pemerintahnya doang aja yg tereak. tapi disuruh pindah masih belom mau. masih buang sampah ke sungai. masih merusak trmpat jalan air. pemerintah gak jalan kalau rakyatnya gak mendukung kan ya🙂

  • 11. niccaniez  |  February 3, 2013 at 09:24

    ditempat saya (Sorong) juga kl ujan deras,pasti banjir,hanya ga diliput berita,hanya masuk koran lokal aja.hehehehe…, masyrakat juga bingung mau buang sampah dimana,karena truk2 pembuangan sampah udah mogok berjalan,maunya dibayar double.jd kebanyakan masyarakat membuang sampah di sungai.jd serba salah…,-_-“

  • 12. Zizy Damanik  |  February 3, 2013 at 16:54

    Hahah…. duh kebayang ya klo mau menjambret tapi pake permisi dulu…..
    Tapi membuang sampah pd tempatnnya sih seharusnya memang dibudayakan sejak kecil, meski tak mudah juga karena tergantung lingkungan dan pengaruh yg dia dapat dari pergaulan…

  • 13. orange float  |  February 3, 2013 at 22:12

    menurut saya jakarta tidak akan bisa bebs dari banjir. kita liat aja pasti tahun depan banjir datang lagi. masyarakatnya kurang kesadaran tuk menjaga lingkungan, sadarnya pas kena bencana dan setelah itu balik lagi sama kebiasaan lamanya.

  • 14. Peduli Pada Dunia  |  February 6, 2013 at 17:53

    Banjir bikin rempong, apalagi kalau mau beli kebutuhan sana-sini jadi agak sulit keluar,terhambat banjir, kalo naik kendaraan pribadipun ,akhirnya jadi kotor, semoga pak Jokowi bisa membenahi hal ini.. Amiinnn

  • 15. tuxlin  |  February 12, 2013 at 00:39

    Hahahha ane sering baca komik Benny n Mice, sampai selesai, tapi gak pernah beli:mrgreen:

  • 16. webmaster  |  September 17, 2013 at 01:07

    mudah mudahan jokowi bisa menanggulangi masalah sampah ini, tapi kalau rakyatnya susah diatur kurang yakin juga🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Gadgetboi’s Blog

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 759 other followers

translate this blog

ubuntero

The Ubuntu Counter Project - user number # 29030

Try Manjaro Linux

Unduh Blankon

Download Linux Mint

Calender

January 2013
M T W T F S S
« Nov   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Recent Posts

Categories

Archives

How Many People lost here?

  • 476,237 people

Online…Online

IP
free counters
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Check Me IF I’m Online

Support This!

No Smoking
Counter Powered by  RedCounter

%d bloggers like this: