Jangan Lagi ada “Bom” di Rumah Kami

June 26, 2010 at 01:22 26 comments

Masih ingatkah dengan ibu Wati dan Bapak Muhammad? Mereka adalah para korban kebiadaban gas 3KG yang rumahnya tidak jauh dengan rumah saya. Alhamdullilah ketika saya melewati rumah mereka si Bapak sudah ada di Rumahnya yang sedang dibetulkan (semoga saja yang membenarkan itu dari Pertamina yang sudah terlanjur berjanji pada merekaangry ) . Melihat si bapak yang sudah bisa senyum lumayan lega jugahappy , walau saya masih ngeri melihat badannya yang “habis” dengan luka bakar. Namun si Bapak masihlah tergolong beruntung (kalau itu masih bisa dibilang beruntung swt )  di bandingkan si Ibu yang masih tergolak tak berdaya berada di Rumah Sakit. Bersyukur Anak-anak mereka di bantu di rawat oleh para tetangga, kalau tidak kasihan sekali ….

Yah, saya hanya bisa berdoa saja jangan ada lagi yang menjadi korban. Tapi baru saya selesai berdoa, pas lihat TV sudah ada lagu korban doh ……..

BTW nich, sekedar info saja …

gas

Ada baiknya kita membeli karet hitam yang terdapat di tabung gas. Karena setelah diperiksa sama bapak saya, entah kenapa karet dari pertamina itu jelek sekali dan berpotensi untuk mengakibatkan kebocoran.

gas pup

Saudaraku, di tanah air tercinta kita ini tidak ada yang gratis. Apa-apa harus modal sendiri. bahkan HAK standar konsumen yang seharusnya diberikan oleh Pertamina, tidak dipenuhi. Padahal kita selalu menurut saja kalau harga gas naik. Belum lagi kecurangan distributor yang sering kali mencuri hak kita. Sekedar info saja nih yah, tabung gas 12 KG itu sering kali dikurangi isinya hingga 2 KG! Jarang sekali kan jualan gas ada timbangannya. Di tempat saya adanya di toko pak Haji, satu-satunya penjual Gas yang jujur. Soalnya cuma di tempat dia yang di timbang. Jadi kalau kurang dari 12 KG, akan dia kirim lagi ….  Tapi kalau saya beli ke toko beliau ongkos kirimnya saja bisa 15-20 ribu doh  …. Terpaksa dech pasrah dengan toko dekat rumah. yang penting aman sempoa ….

Entry filed under: My Life. Tags: , , , , , , .

How To Install dan Tutorial setting WVDIAL di PCLinuxOS GNOME 2010 Kubuntu

26 Comments Add your own

  • 1. ralarash  |  June 26, 2010 at 02:19

    iya bener…
    karet yg dari pertamina tuh udah pada mati..
    lebih baik modal lah daripada kena sialnya nanti…
    iiiiiiiiii…….. amit-amit….

  • 2. ralarash  |  June 26, 2010 at 02:21

    It was PERTAMAAAAXXX…….!!

  • 3. gadgetboi  |  June 26, 2010 at 12:08

    KEDUAX

  • 4. Asop  |  June 26, 2010 at 12:48

    Luar biasa, ternyata ada juga yang menjual karet hitam untuk gas.😀

  • 5. gadgetboi  |  June 26, 2010 at 13:26

    @Asop: ketahuan kalau di rumah enggak ngapa-ngapain:mrgreen:

  • 6. Usup Supriyadi  |  June 26, 2010 at 14:50

    Di sini sulit untuk mendapatkan begituan…

    *ide bisnis nih*😆

  • 7. gadgetboi  |  June 26, 2010 at 15:46

    @Usup Supriyadi: fifti-fifty yah …:mrgreen:

  • 8. orange float  |  June 26, 2010 at 19:28

    selalu konsumen yang dirugikan, pertamina ngakunya gas yang beredar sudah memenuhi standar tapi kenyataannya malah barang yang cacat di jual

  • 9. Rubiyanto  |  June 27, 2010 at 03:37

    hmmmm, masak masih pake minyak tanah,….. jadi kalo minyak tanahnya abis baru kompor meleduk …. he he

  • 10. Fitri  |  June 27, 2010 at 07:20

    Apa – apa sekarang memang makin mahal.🙄

  • 11. fabiantactlest  |  June 27, 2010 at 11:00

    waduh bahaya juga ya klo begitu😀

    salam kenal
    http://fabiantactlest.wordpress.com

  • 12. tuxlin  |  June 27, 2010 at 15:03

    bagus deh kalo pada ganti kaet yng berkualitas, oya selang yang diberikan waktu pembagian kompor dan tabung juga berkualitas buruk, mudah bocor😦

  • 13. neorenggana  |  June 27, 2010 at 17:39

    saya masih berpikir kalau tabung gas 3kg ini seperti senjata pembunuh massa bagi rakyat indonesia, trus kemana yang peran SNI itu. atau ini korban dari politik uang. (entah)

  • 14. soehartohp  |  June 27, 2010 at 21:29

    yang beli karet ( seal) itu bukan pertamina tetapi PT.Yang ditunjuk pertamina , hanya kelihatannya mereka bilang seolah-olah perta mina ………………………………………………

  • 15. andipeace  |  June 27, 2010 at 21:31

    😀 terkadang saya pake karet biasa..saya iket tebel-tebel sampe ga ngowos gasnya…

    salam

  • 16. soehartohp  |  June 27, 2010 at 21:35

    soal sni sebetulnya masih didalam negri ,mungkin lebih bijak kalau mengakui mengadop dari negara lain (terutama negara G7) misal
    nya ASME (Amrika),JIS (jepang),DIN (Jerman),BS (inggris ….jadi
    sulit berpikir konstruksi Botol LPG dan Alat Keamanannya dgn SNI atau SII ………………………………..

  • 17. 'Ne  |  June 28, 2010 at 07:46

    iya nih lihat berita di TV kok makin banyak aja ya kebakaran akibat gas meledak.. hmm harus lebih hati2 dan teliti sebelum membeli hehe..

  • 18. Komunitas Salesman  |  June 28, 2010 at 08:52

    Ngeri juga membayangkannya..apa perlu ganti tabung yang besar ya.

  • 19. Pojok Pradna  |  June 28, 2010 at 09:35

    klep tabung gas 3kg di tempat Masku malah pakai plastik! (kepruk_korsi)

    dan memang langsung bocor malemnya, untung tidak terjadi apa-apa (tabung lansung dievakuasi)

  • 20. ok  |  June 28, 2010 at 16:35

    sempet ikutin beritanya, katanya pertamina ga mau ganti rugi ledakan akibat tabung gas yg meledak kata mereka tabung gas itu bukan bikinan pertamina…hmmmm…pengen bawa ulekan batu trs ngulek deh ntu kepala orang pertamina yg ngomong gitu

  • 21. Linuxer Pemula  |  June 28, 2010 at 20:08

    ada baiknya setiap mau beli gas, karetnya dilepas dulu, buat cadangan siapa tahu dapetnya karet jelek…
    istri saya selalu ngumpulin karet2 bekas itu sampai lumayan banyak… sesekali ada gunanya juga. yang bagus2 dikumpulin, yg jelek2 buang aja!

  • 22. Sawali Tuhusetya  |  June 29, 2010 at 01:07

    sungguh tragis ketika menyaksikan banyak konsumen yang menjadi korban “bom kiriman” itu, mas. seruan buat pihak produsen dan distributor agar bener2 ikut bertanggung jawab terhadap keamanan pengguna. jangan hanya mau untungnya dong!

  • 23. iyem  |  June 29, 2010 at 10:27

    karet hitamnya di jual dmn ya??
    kok belum nemu toko yg jual tuh karet??

  • 24. rangga aditya  |  June 29, 2010 at 18:43

    @Iyem: di toko-toko terdekat ada kok … kalau enggak salah murah … 1000 apa berapa gitu:mrgreen:

  • 25. septiandeni  |  June 30, 2010 at 01:07

    jangan salahkan pertamina juga kabarnya kan tabung gas bocor akibat tangan-tangan yang ta bertanggung jawab juga seperti orang yang suka mengambil gas untuk dijual kembali agar memperoleh keuntungan ganda.

  • 26. Leonardo  |  September 6, 2010 at 15:57

    Benar sekali, penyebab seringnya kebocoran itu ya karet gas itu yg kropos.

    Nah saya punya solusi untuk mendeteksi kebocoran itu,
    ALARM KEBOCORAN GAS ( Gas Detektor).
    Alat ini adalah sensor yg dapat mendeteksi kebocoran gas dan membunyikan alarm jika terjadi kebocoran Gas dan akan berhenti hingga gas habis dan tidak terdeteksi lagi.

    Alat ini kami garansi 2 tahun, harga murah hanya RP,135rb/unit
    Atau bisa kunjungi web kami:
    http://www.Jonggol-group.com

    Contac: leonardo ( 021-96906333)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Gadgetboi’s Blog

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 758 other followers

translate this blog

ubuntero

The Ubuntu Counter Project - user number # 29030

Try Manjaro Linux

Unduh Blankon

Download Linux Mint

Calender

June 2010
M T W T F S S
« May   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Recent Posts

Categories

Archives

How Many People lost here?

  • 476,186 people

Online…Online

IP
free counters
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Check Me IF I’m Online

Support This!

No Smoking
Counter Powered by  RedCounter

%d bloggers like this: