Ada Anak Kucing Baru! namanya Oleng

June 2, 2009 at 10:45 6 comments

Si Oleng

Si Oleng

Sebenarnya saya kepengen mempost tulisan ini setelah saya memposting tulisan tentang Kucing Saya, Atap namun karena satu dan lain hal (baca: males, hehehe) baru sekarang saya mempostingnya. Ok, ceritanya dimulai …


Setelah keluarga kami menemukan Atap dan memutuskan memeliharanya. Tanpa diduga, beberapa minggu kemudian kami kedatangan “pengungsi” lagi di rumah kami. Kembali saya mendengar tangisan anak kucing. Kali ini saya mendengarnya sangat dekat dengan kamar saya di lantai dua (tidak seperti dahulu dimana saya mendengarnya sayup-sayup karena ternyata d atap rumah). Saya pikir si Atap nangis minta makan (kucing ini memang manja sekali), namun setelah menelusuri, ternyata suara itu semakin terdengar dari teras atas rumah yang merupakan tempat mencuci pakaian. Setelah tengok kiri-kanan saya berhasil mendapati sumber suara yang ternyata sedang sembunyi di bawah mesin cuci.

mulai seger si Oleng

mulai seger si Oleng

Ditemukanlah itu kucing yang nantinya saya beri nama Oleng (karena bulunya Loreng … hehe saya sangat tidak kreatif dalam memberikan nama). Pertama kali bertemu dengan saya, saya langsung “dihadiahi” gigitan oleh si Oleng. Sebenarna bukan salahnya dia sih, karena itu akibat dari matanya yang ditutupi oleh belek. Untuk kucing ini terjadi akibat kurang gizi. memang ketika diketemukan, Oleng dalam keadaan tinggal tulang dan kulit. Saking kurusnya saya seakan membawa kulit kering bergerak ketika saya mengendongnya. Memprihatinkan sekali deh pokoknya. Mungkin dia sudah terjebak di atas rumah atau ibunya mungkin berinisiatif menitipan ke rumah kami. Sudahlah itu tidak menjadi persoalan yang menjadi persoalan adalah apakah si Oleng ini mau diterima sebaga peliharan oleh orang tua saya. Soalnya kan kita sudah memelihara Atap.

sudah keliatan cakep

sudah keliatan cakep

Kembali ke si Oleng, setelah dia mengigit jempol kaki saya hingga berdarah (sukur tidak tetanus tau kena penyakit) saya kebawah membawa Whiskas basah dan mencoba memberikan ke dia. Ternyata da memang sedang lapar. Buktinya satu bungkus kecil rasa tuna habis sama dia sendiri. Setelah dia agak jinak akhirnya saya menggendong dia dan meperlihatkan ke semua di bawah. Ternyata memang semua merasa jijik melihat kucing ini. Siapa yangtidak jijik melihat kucing tinggal tulang dan kulit, masih bau amis, kotor (mungkin abis sembunyi di loteng rumah) serta beleknya memenuhi matanya sehingga dia tidak bias melihat. Bapak saya mengira kucing ini buta (hehe :p). Namun setelah saya bersihkan matanya, dia bisa melihat kita.

Selang dua hari saya mandikan dia dan benar saja, dia sangat kotor sekali. Air bekas bilasannya terlihat butek sekali. Tidak heranlah karena memang kucing kecil (kitten) memang tidak bias menjilat membersihkan diri sendiri. Setelah saya keringkan saya baru sadar jika bulunya sangat kasar. Setelah dimandikan pun hasinya sama, menurut seluruh anggota keluarga saya, kucing ini jelek (diskriminatif sama yang jelek yah dibandingkan Atap yang memiliki bulu halus. Dan mereka pun sepakat jika si Oleng sudah sehatan akan dilepas. Siap tahu ibunya akan mencari seperti peristiwa Atap dulu. Tapi saya terlanjur sayang sama kucing ini…..

Atap Cemburu

Seperti anak tunggal yang tiba-tiba memiliki adik mungkin. Begitulah prilaku si Atap, sering sekali mengigit si Oleng. Udah tau si Oleng masih lemah. Makanya kalau malam, si Oleng saya bawa ke kamar saya dan tidur di sana bareng saya. Setelah saya Tanya-tanya sama paka di internet, rupanya memang ada yah sifat cemburu antara kucing. Si Atap merasa perhatiannya terbagi, hehehe lucu banget. Namun sukurnya keadaan ini tidak berlangsung lama, soalnya beberapa hari si Atap membantu si Oleng untuk mmbersihkan diri (menjilati). Mungkin si Atap sudah memiliki rasa sayang dengan si Oleng. Atu mungkin dia tau jika cuman mereka berdua yang kucing, hehehe. Jadi mereka harus look each other.

kalow soal makan mah mereka selalu kompak ... nunggu .. hehehe

kalow soal makan mah mereka selalu kompak ... nunggu .. hehehe

kami lapar boss ...

kami lapar boss ...

Beberapa Bulan Bulu Si Oleng jadi Halus

Rupanya memang setiap bulu kucing akan halus jika makanan mereka bergizi. Itu baru saya ketahui setelah beberapa kali blog-walking. Dan memang terbukti, setelah beleknya hilang (setelah saya kasih obat cacing) dan badannya segar (berisi), bulunya pun semakin halus sering waktu. Malah saya pikir halusan si Oleng daripada si Atap loh. Dan lebih bagusan si Oleng motifnya. Belang-belang dibandingkan si Atap hanya putih totol hitam. Seiring waktu malah orang-orang rumah bilang kalo si Oleng itu lebih ganteng, si atap menang di imut saja. Loh kok berubah gitu … ah … semua mau pada enaknya aja … hehehe … giliran udah bersih aja pada suka ….

well, oleng dan atap akhirnya telah resmi menjadi bagian dair keluarga saya. mereka lah mungkin yang membantu menyatukan adek-adek saya yang sering berantem satu sama lain. sama saya juga sih … hihihi. setiap hari pasti ada berita yang bikin kita ketawa. yang Si Atap lah yang ngajarin si Oleng buang air di kamar mandi sampai dengan gaya “berantem” mereka yang seperti Tom and Jerry (sempat nyesel juga sih kenapa engga di namain itu). kalau saja momen itu di rekam mungkin saya udah hit banyak ya di youtube atau di narsis.tv sekalian … hehehe.

Entry filed under: Atap dan Oleng, My Life. Tags: .

HAPPY BIRTHDAY MY LAPPIE Akhirnya Manohara Tiba Di Indonesia

6 Comments Add your own

  • 1. Mimpi Yang Aneh « rangga’s Blog  |  August 10, 2009 at 08:22

    […] akhir kata saya pun jadi pahlawan dan nyampe ke rumah saya. di rumah orang tua saya lagi bareng kucing-kucing saya. Kalau engga salah lagi nyanyiin “tak gendong” lalu tiba-tiba si Atap, salah satu […]

  • […] 20, 2010 Musim kawin mungkin sudah tiba bagi kedua kucing saya ini.sehingga sudah dua minggu ini si Oleng keluyuran seharian, tidur pun tidak di rumah, benar-benar seperti kucing liar . herannya kalau […]

  • 3. My Own Google Page « da Gadgetboi's Blog  |  June 28, 2010 at 21:11

    […] Walah …. Muncul dech Si Oleng  […]

  • 4. Asop  |  October 11, 2011 at 10:40

    Kyaaaaaaaaaa~ saya sukaaaaa sekaliiiiiii😳😳

    Gila Bang, sungguh nikmat bisa melihara kucing…😳

  • 5. gadgetboi  |  October 11, 2011 at 19:20

    @asop: benar …:mrgreen:

  • 6. ns sule  |  April 10, 2012 at 19:41

    aku juga demen melihara kucing tpi setiap ibunya melahirkan dia pasti memakan anak nya ;( sedih rasanya. dan saya sedih tidak dibolehkkan sama orang tua buat bawa masuk kucing T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Gadgetboi’s Blog

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 759 other followers

translate this blog

ubuntero

The Ubuntu Counter Project - user number # 29030

Try Manjaro Linux

Unduh Blankon

Download Linux Mint

Calender

June 2009
M T W T F S S
« May   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Recent Posts

Categories

Archives

How Many People lost here?

  • 476,597 people

Online…Online

IP
free counters
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Check Me IF I’m Online

Support This!

No Smoking
Counter Powered by  RedCounter

%d bloggers like this: