Posts filed under ‘Hot Free Programs’
6 Bulan yang indah
terimakasih atas 180 hari yang indah …
Cara (lebih) mudah agar seperti Hacker di Die Hard 4.0
Die Hard 4.0 sering sekali ditayangkan di RCTI … enggak pernah bosan saya menontonnya ….
Download MangaScan dengan mudah
Mangascan adalah komik manga yang di scan dan dibaca dengan komputer (hellow! semua orang juga tau kali!
). Di dunia perbajakan pencinta komik manga, rupanya membaca secara online rupanya sudah menjadi hal yang biasa
beda dengan saya yang norak baru tahu akan hal itu.
Rupanya ada lagi cara revolusioner untuk membaca manga. Yaitu dengan cara offline. Mungkin sekarang ini sulit bagi kita menemukan link download untuk satu chapter manga seperti halnya beberapa tahun dahulu (karena fitur membaca online tersebut). Namun kini ada software untuk mendownload manga loh
Bahkan mendownload semua chapter pun bisa
…. sekali lagi saya kembali telat mengetahui cara ini
maklumlah … kurang gaul di daerah per-komik-an. makanya dengan posting ini juga saya ingin ber-terimakasih sama tetangga saya yang mengenalkan aplikasi canggih ini.
Namun sangat disayangkan sekali saya memberitahukan kepada teman-teman pencinta linux, aplikasi ini hanya tersedia untuk platform Windows (xp dan kawan-kawan) saja
karena pada dasarnya aplikasi ini enggak gratisan (opensource). yang kita download itu hanya versi free yang limited (dibatasi fiturnya) saja (tapi lumayan lah daripada lumanyun
) … saya sudah coba menginstal aplikasi ini via wine di ubuntu, namun karena aplikasi ini menggunakan net.famework 2 (di windows juga harus sudah menginstal net.framework kalau mau menggunakan aplikasi ini) jadi enggak bisa dech
cukup sudah basa-basinya, mari kita coba aplikasi ini.
pertama yang kita lakukan setelah mendownload aplikasi. setelah itu buka file yang di kompres-nya dengan menggunakan aplikasi pembuka file kompresi favorit pilihan anda. Kalau saya sih sukanya 7zip.
Kedua, eksekusi dengan mengklik ikon bebek
setelah itu setelah aplikasinya muncul, segera cek update dulu, karena setiap hari database situs-situs manga berubah. karena itu update aplikasi ini sangat diperlukan
setelah selesai update, setting opsi sesuai kebutuhan. di sini kita bisa memilih mendownload manga di situs mana saja
kita juga bisa memilih nantinya hasil download-nya mau dalam versi apa? jpeg dalam folder (seperti biasa), html, cbz (ile compresi khusus komik) zip atau pdf!
Setelah itu pilih salah satu situs dulu untuk diupdate list mereka
setelah itu cari manga yang ingin kamu download
setelah itu double click agar muncul popup
pilih chapter yang ingin kita mau download, semua juga boleh!
Ayo MangScanners … what are you waiting for!
download aplikasi gratisan ini!
Stack Dock: Dock launcher ala Mac OS X di Windows
Kembali menjenguk si Luna … sudah lama enggak mengaulinya, hehehe
Nah kali ini saya ingin menginformasikan tentang add-on untuk rocketdock. memang sebenarnya saya ingin sekali sharing tentang add-on ini sudah lama, tapi ko lupa melulu yah mau posting
Mencoba (lagi) OpenSolaris 2009.6 di laptop Acer Aspire 5583
Wah … gara-gara pusing dengan ubuntu saya yang tidak kunjung menghasilkan (re)master iso yang rencananya mau saya kasih ke mas Aldy, sampai-sampai saya lupa mempost artikel ini
.
Iya, saya kembali merequest cd gratisan OpenSolaris setelah diingatkan oleh mas estiko yang juga merequestnya (namun saya tidak tahu CD-nya mas estiko sudah nyampe belom, enggak ada kabar dari mas estiko … ) dan tidak perlu nunggu lama (hanya 8 hari), saya sudah mendapati cd tersebut dikamar saya. mana kata ibu saya tidak dipungut biaya sama sekali seperti dulu! wehehehe … mungkin pihak SUN sudah hapal orang gratisan seperti saya
Mulailah diriku mencoba liveCD-nya … mulai mensetting bios supaya boot awal dari cd-rom … dan jereng …. muncul gnome biru yang cantik …
asiknya sudah ada compiz! enggak perlu donlot lagi compiz managernya seperti di ubuntu …
bisa langsung main cube!
Saya cek aplikasi apa saja dan ternyata sama seperti dulu yang enggak ada openoffice … kenapa sih, padahal kan di email yang dikirim setiap minggu, sun selalu bilang ini untuk enterprise, ukm dan lain-lain … kan perusahaan butuh office … yang ada cuman document reader saja ..
dan Open Solaris pun masih pelit untuk menampilkan partisi dari windows … enggak tahu dech .. sentimen kali
…
Dan saya cek driver-driver hardware laptop saya. sayang untuk ethernet marvell dan card reader belum di support layaknya ketika menggunakan ubuntu…. masih sama yah dengan opensolaris yang dulu …
Yang membuat kesal dari menggunakan OpenSolaris secara liveCD adalah kita tidak bisa mematikannya. karena tidak ada tombol shutdown! menyebalkan
kirain sudah diperbaiki bug ini, atau memang sengaja agar yang menggunakan livecd untuk segera langsung menginstall ke dalam komputer kali yah … karena saya tidak bisa menggunakan Unetbootin untuk membuatnya menjadi liveUSB … tidak ada dalam listnya Unetbootin, sehingga saya hanya menggunakan OpenSolaris ini secara liveCD … tapi saya sempat test drive di hotspot dan bisa konek ke internet…. untuk modem usb belum sempat saya coba …
Jadi ingin mencoba menginstalnya … tapi harus liat dulu referensi orang kali yah….
jangan sampe nyesel
kepengennya sih nyobain di laptop yang benar-benar kosong alias enggak ada OS-nya … mmmm … kira-kira siapa yah yang cocok saya jadikan korban
The OpenDisk: Aplikasi FOSS untuk Windows

Diantara ratusan ribu proyek sumber terbuka piranti lunak yang lazimnya disebut Free Open Source Software (FOSS), proyek sistim operasi Linux merupakan salah satu selibritis. Tidak sedikit program atau aplikasi FOSS tanpa disadari telah tersebar luas memenuhi segala kebutuhan komputasi dan digunakan secara luas seperti browser Firefox, pemutar video VLC, OpenOffice.org dan lainnya yang popular dikalangan pengguna Windows.
Kelebihan aplikasi FOSS terutama karena ia lintas platform, artinya ia tersedia (berkat sumbernya yang terbuka) untuk berbagai Sistem Operasi terutama untuk Linux dan Windows. Pengguna Windows yang terbiasa menggunakan aplikasi FOSS nantinya sangat mudah bermigrasi dan tidak memiliki masalah bila melakukan pertukaran data dengan pengguna aplikasi FOSS lainnya kendati ia menggunakan komputer dengan sistem operasi yang berbeda.
Aplikasi-aplikasi FOSS untuk Linux umumnya telah dipaket dan didistribusikan bersama distro Linux masing-masing, namun bagi pengguna Windows atau sistem operasi lainnya, aplikasi FOSS tersebut dapat diunduh dari situs proyek masing-masing yang tersebar luas di Internet.
Untuk membantu penyebarluasan aplikasi FOSS di kalangan penggguna Windows dan memudahkan calon pengguna memilih aplikasi terbaik diantara ribuan pilihan yang tersedia, sebuah proyek bernama OpenCD didirikan pada bulan April 2002. Proyek ini utamanya mengkaji aplikasi FOSS dan mengemas semua progarm aplikasi FOSS terbaik dan memenuhi persyaratan lisensi Open Source dalam sebuah media untuk nantinya memudahkan pengguna Windows memanfaatkannya.
Pada bulan September 2007, pimro Chris Gray meninggalkan projek OpenCD dan membentuk proyek yang sama dengan nama OpenDisc, sebagai jawaban terhadap sejumlah kesulitan yang dihadapinya saat ia sebelumnya memimpin proyek OpenCD. Edisi OpenCD 7.10 merupakan edisi terakhir dari proyek ini yang dilanjutkan dengan OpenDisc 7.10 sebagai edisi perdana dari proyek OpenDisc yang masih aktif sampai hari ini.
Edisi terkini adalah OpenDisc 9.12 yang terbit bulan ini mengemas aplikasi sebagai berikut:
Design:
Blender (2.49b), Dia (0.97), The GIMP (2.6.7), Inkscape (0.47), NVU (1.0), Scribus (1.3.5.1), Tux Paint (0.9.21)
Education:
CaRMetal (3.1.1), Guido van Robot (4.1), Maxima (5.19.2)
Games:
Battle for Wesnoth (1.6.5), Enigma (1.01), Freeciv (2.1.10), FreeCol (0.8.4), Neverball (1.5.4), PokerTH (0.7.1), Sokoban YASC (1.518), TuxMath (1.7.2), TuxType (1.8.0)
Internet:
Alliance (1.0.6), FileZilla (3.3.0.1), Firefox (3.5.5), HTTrack (3.43-7), Miro (2.5.3), Pidgin (2.6.4), RSSOwl (2.0.1), SeaMonkey (2.0), Thunderbird (2.0.0.23), TightVNC (1.3.10),Vuze (4.2.0.2), WinSCP (4.1.9)
Multimedia:
Audacity (1.2.6), Avidemux (2.5.1), Celestia (1.60), InfraRecorder (0.50), Really Slick Screensavers (0.1), Songbird (1.2.0-1146), Stellarium (0.10.2), Sumatra PDF (1.0.1),TuxGuitar (1.2), VLC media player (1.0.3)
Productivity:
DjVuLibre (3.5.22+4.5), FreeMind (0.8.1), GanttProject (2.0.10), GnuCash (2.2.9), Notepad2 (3.0.20), OpenOffice.org (3.1.1)
Utilities:
7-zip (4.65), Abakt (0.9.5), ClamWin (0.95.3), GTK+ (2.16.0), TrueCrypt (6.3a), Workrave (1.9.0)
sumber berita:
Main Nintendo di Ubuntu menggunakan nintendo emulator bawaan windows
Setelah sebelumnya saya gagal dengan sukses main Nintendo dengan menggunakan emulator bawaan dari repo-nya Ubuntu
pada akhirnya saya bisa juga memainkan nintendo di ubuntu!
. lho … bagaimana caranya? mengkompile? men-tweak? coding? tentu tidak!! wekekekek ..
Pada akhirnya saya memasrahkan diri menggunakan wine untuk mencoba memakai emulator bawaan windows yang bernama virtualNES (emulator nintendo kesukaan saya
) . ternyata virtualNES bisa digunakan dengan wine. karena seperti kita ketahui tidak sembarangan program windows yang bisa jalan di wine …
gimana mendapatkan wine? ada beberapa cara sih …
1. Menggunakan Ubuntu Software Center, tinggal cari dech wine terus klik untuk menginstalnya.
2. Menggunakan software Ubuntu tweak. kalau ubuntu tweak sudah di install tinggal cari application dan centang saja wine.
3. Melalui terminal.. ketik sudo apt-get install wine …
catatan saja, semua cara diatas menggunakan koneksi internet
kalau mau offline instalnya bisa saja, tapi susah. saya belum bisa, maklum newbie .. hehehe
Nah setelah selesai menginstal wine-nya, kita ke folder virtualNES. dan klik kanan file exe-nya. terus lanjutkan dengan memilih “Open with Wine …” di menu klik kanan tersebut. jangan khawatir tentang library windows dan tetek bengek lainnya, karena program ini suda menyertakannya di dalam foldernya ..
Dan … walah! here’s your Nintendo …
Akhirnya saya bisa bermain nintendo lagi … jadi lega dech …
karena nanti kalau saya mau 100% menggunakan Linux enggak khawatir lagi enggak bisa main nintendo. karena ada wine
sekarang tinggal mencoba emulator-emulator game arcade lainnya ahh .. apakah bisa dimainkan di linux
. karena saya ingin sekali main MAME, CPS, Panasonic 3DO, dll
p.s: untuk donlot emulator Windows-nya di sini yah …
Pusing mikirin Conky
Beberapa hari ini saya pengen banget menyelesaikan permasalahan konfigurasi conky. tahu conky kan? itu loh sebuah widget (bisa dibilang begitulah) yang muncul di desktop yang merinci info tentang computer beda dengan beberapa widget yang hanya berlaku di salah satu windows manager atau distro saja. karena ini bisa diinstall di setiap distro linux. salah satu alasan saya install ini karena emang enggak makan resource yang gila-gilaa seperti widget lainnya plus para hacker masang conky karena ini adalah aplikasi wajib bagi mereka
jadi kalau memasang ini kan jadi seperti heker
hehehehe. contohnya ini:

saya sudah berhasil install conky tersebut dengan cara:
masuk ke terminal > sudo apt-get install conky
setelah itu ketik sudo conky untuk memanggil si conky.
Yang jadi permasalahan selama beberapa hari adalah saya tidak bisa membuat conky ini start dari awal ketika booting layaknya aplikasi lain walau saya sudah melakukan sesuai perintah dari sini . namun belom berhasil tuh …
ada yang berhasil menset agar setiap komputer start langsung muncul enggak?
Update:
berhubung banyak yang belom ngeh apa itu conky. maka saya kasih link ini untuk mengetahui info lebih lanjut
Mencoba Adobe Acrobat 9 di Ubuntu Karmic Koala
Saya sangat suka mendownload ebook dari dulu, baik untuk tugas atau buku-buku gratis lainnya (selama gratis saya donlot, hehehe). Jadi saya sangat suka dengan adobe acrobat PDF reader. walau ada yang vesi ringannya (di windows) yaitu foxit reader, tapi menurut saya adobe is the best!. Nah di linux saya sempat kehilangan dengan si Adobe ini, karena saya pikir versi linux-nya enggak ada (saat itu saya pake ubuntu 9.04 biasa) sehingga saya harus pasrah dengan document viewer-nya Ubuntu (ngemeng-ngemeng Linux emang cangih yah! udah ada secara default coba! bandingin di windows donk! mana ada! harus donlotdulu
) namun setelah saya berganti OS dengan Ubuntu Super OS (9.04 juga namun dengan banyak software non-free secara default), saya bisa nikmatin tuh adobe Acrobat PDF reader
walau dapetnya versi 8 sih … . Nah pas saya “upgrade” ke Karmic Koala ini saya belom sempet ngedonlot adobe ini karena sibuk dengan berbagai hal, biasa lah di linux kan kalau ganti (upgrade) OS harus “bebenah” dulu biar nyaman
…
Nah beberapa hari yang lalu kebetulan saya dapat benwit yang berlimpah nich
akhirnya saya enggak mau nyia-nyiain gitu aja tuh benwit
Saya donlot Adobe dengan Xmind juga. hehehehe. nah saya coba dech
. dibawah ini screenshotnya

enggak jauh beda (bahkan sama!) dengan di windows khan?
asikkk …asikkk
dan membaca ebook pun sekarang nyaman lagi. sebelumnya di document viewer bukan enggak nyaman loch… tapi link diatas enggak bisa diakses seperti di Adobe… padahal saya sangat butuh link tersebut untuk footnote misalnya

nah gimana? tertarik atau lebih baik pake yang default? (soalnya harus ngedonlot 60MB booo!
)
kalau mau donlot silahkan atuh di donlot di sini














Recent Comments