Sidux 2009.04 release sehari sebelum tahun baru
January 16, 2010 at 08:06 3 comments
Satu hari sebelum dekade baru 2010 Stefan Lippers-Hollmann, pengembang utama distribusi Sidux meluncurkan Moros yaitu versi 2009-04 dari Sistem Operasi menggunakan Debian-sid debagai basis pengembangannya.
Versi baru ini menggunakan Kernel 2.6.32 dan untuk pertama kalinya mendukung modus grafik untuk chip Intel dan ATI sampai seri R7xx. Kernel yang dipasang mendukung peningkatan kemampuan virtualisasi dengan KVM dan fungsi KSM (Kernel Samepage Merging) untuk menghemat penggunaan memori terhadap proses yang berjalan serentak.
Kecuali itu, kernel baru ini telah menyokong banyak jenis kartu WLAN seperti kartu yang menggunakan chipset dari Atheros, Atmel, Broadcom, Intel dan Realtek. Beberapa chipset memerlukan driver proprietari dari vendor masing-masing yang dapat diaktifkan menggunakan tombol F6 saat start dari sebuah LiveCD atau LiveDVD. Sejumlah driver (firmware) non- OSS yang tidak dibundel bersama media, tersedia dan dapat diakses dari di repositori Sidux.

Desktop KDE yang digunakan distro ini diperbarui ke versi 4.3.4 sekaligus menambahkan sejumlah aplikasi KDE baru. Sebagai Live-CD digunakan isolinux menggantikan bootloader, sedangkan bila ia ditanamkan di hardisk, versi sidux ini kini menggunakan GRUB2 sebagai bootloader. Kendati demikian, pengembangnya memutuskan untuk tidak memanfaat modus boot grafis dengan alasan bahwa ia akan memperlambat proses booting.
Lantaran isolinux mendukung gfxboot, maka kini dimungkinkan menggunakan isohybrid untuk mentransfer sebuah ISO-Image langsung ke sebuah USB-drive atau sebuah memori eksternal yang juga dapat dibuat agar bisa boot langsung. Kecuali itu tersedia kemungkinan untuk booting via jaringan melalui modus Network Block Devices (NBD).
Highlights dari sidux 2009-04:
* Based on Debian Sid (includes all updates since 2009-12-31);
* Linux kernel 2.6.32.2;
* KDE SC 4.3.4 desktop environment (in English and German);
* X.Org 7.4;
* Xorg Server 1.6.5;
* KMS suppport for Intel graphics cards;
* Iceweasel 3.5.6 web browser;
* Support for Atmel wireless cards (at76c505, at76c503a and at76c505a);
* Support for Atheros wireless cards (AR2425, AR5211, AR5210, AR5212, AR5414 and AR5213);
* Support for Broadcom wireless cards;
* Offline documentation in English and German;
* OpenFWWF 5.2 firmware for the BCM4306, BCM4311 revision 1, BCM4318 and BCM4320 Broadcom AirForce 802.11b/g wireless cards;
* Support for Intel Pro Wireless 3945 chipsets;
* Support for Intel Wireless WiFi Link 1000/ 5xxxAGN/ 6000/ 6050;
* USB 3.0 support;
* New artwork!
Media sidux 2009-04:
* KDE-Lite CDs untuk platform i686 dan AMD64;
* KDE-Full DVD untuk platform i686 dan amd64;
* Xfce CDs untuk platform i686 dan amd64.
Tentang Sidux:
Sidux adalah sebuah distribusi Linux berfitur penuh yang disegani,
sepenuhnya menggunakan repositori Debian Sid sebagai basis. Ia tersedia
sebagai media LiveDistro yang dapat ditanamkan atau diinstalasi di harddisk.
Pengguna Debian GNU/Linux tidak merasa canggung lagi bila ia beralih ke Sidux.
Perbedaan dan alasan keberadaan Sidux terletak pada filosofi pengguna
Debian yang mendambakan pemanfaatan paket software terkini (Sid). Disamping
itu Sidux menyediakan dukungan tambahan baik untuk Hardware maupun Software
dan mematangkan software asal lumbung Debian Sid menjadi sebuah distribusi
yang stabil dan terdukung.
info plus foto dari:
Entry filed under: Linux, Ubuntu Tips and Story. Tags: linux is good, OS news, ubuntu kyu.













1.
tuxlin | January 16, 2010 at 23:49
PERTAMAXX!! Ane blum penah nyoba distro ini, btw ni kayak ubuntu ya? belum out of the box… patut dicoba… mari kita cari link donlod lokalnya
2.
dani | January 17, 2010 at 23:19
Kayaknya ngga murni dari Debian Sid. Karena IceWeasel 3.5.6 ada di Debian Testing. cmiiw
3.
gadgetboi | January 18, 2010 at 06:34
@tuxlin: saya mah nungguin dari majalah aja
oooo jadi debian testing itu beda dengan sid ya mas …
@dani: wehehehe, master rolling release telah bersabda